
Bahagian anggota badan untuk melihat, tentunya mata. Mata penting dalam kehidupan kita, tanpanya kita tidak akan dapat menikmati anugerah ilahi untuk menghayati dan mengagumi kebesaran yang Esa. Lantaran itu, kali ini saya ingin mengupas perkataan mata yang terkandung dalam peribahasa. Berikut merupakan peribahasa yang menggunakan perkataan mata:
- Mata air- kekasih
- Mata angin-arah georafis
- Mata batin- daya atau kebolehan memahami sesuatu tampa berfikir atau membuat secara sedar,gerak hati.
- Mata bedil- butir pembidik pada laras senapang
- Mata belalang belum pecah, sudah hendak membuta- hendak tidur malam terlalu awal.
- Mata benda- barang berharga
- Mata berkutuk,hati bersetan- orang tidak bermoral,tidak dapat membezakan antara yang buruk dan baik.
- Mata bisul- lubang bisul
- Mata bogel- tidak berkaca mata
- Mata buku- ruas jari
- Mata bulan- bulan yang nampak samar
- Mata cemperling- mata yang merah warnanya
- Mata cincin- permata pada cincin
- Mata dabus- besi tajam yang digunakan dalam permainan dabus
- Mata dacing-ukuran timbangan pada dacing
- Mata dagangan- barang-barang dagangan
- Mata dekat- tidak dapat melihat kalau jauh
- Mata duitan- mementingkan wang
- Mata duli- buku lali
- Mata gawai- pembantu
- Mata gelap- mengamuk oleh sebab marah
- Mata gergaji- gerigi gergaji,orang yang memihak
- Mata gunting-bahagian tajam pada gunting
Ini baru peribahasa yang menggunakan perkataan mata. Banyak juga daripada perkataan mata itu yang jarang-jarang diguna pakai oleh generasi masa kini. Pendek kata, banyak yang saya tidak pernah mendengarnya pun, apatah lagi untuk menggunakannya. Semoga selepas ini ada antara peribahasa tersebut akan cuba saya terapkan dalam pertuturan. Insyaallah.
No comments:
Post a Comment